
Post-kapitalisme=Komunisme? Hampir aku jadi gila..
Juni 13, 2008Atau, jangan-jangan post-capitalism adalah communism?
Kalimat di atas muncul pada salah satu comment di blog Pak Armein Z. R. Langi, peneliti TIK (teknologi informasi dan komunikasi) terkemuka dan salah satu dosen gua (yang kebetulan sama beliau gua berhasil lulus PSD. Makasih Pak!
)
Begitu ngeliat kalimat itu, otak gua langsung menganalisis tanpa diminta. Kepala gua terasa berat, kaya mau meledak. Seperti ada tekanan dari lonjakan pemikiran yang mau menyembur keluar..
Pokoknya selama sekitar setengah menit, gua hampir kehilangan kewarasan. Hiiy.
Yah, untungnya akhirnya otak gua berhasil menginterpretasi kalimat itu sebelum kewarasan benar-benar hilang. Kesimpulan gua:
Semua ideologi pada dasarnya adalah alat untuk melakukan kontrol sosial. Komunisme menerapkan tangan besi sejak awal, tetapi kita telah lihat bahwa itu nggak sustainable. Kapitalisme pada awalnya memberikan kesempatan yang sama pada semua orang, tetapi setelah terbentuk suatu oligopoli, perlahan-lahan struktur sosial akan berevolusi menjadi tangan besi juga. Bedanya kali ini kekuasaan tangan besi itu lebih sustainable, karena masyarakat masih terbuai dengan kebebasan yang sebenarnya hanya ilusi.
Ngawur? Yah namanya juga analisis penyelamat kewarasan, hehe..
Ada pendapat yang lebih bermutu?
[NB: BTW, artikelnya Pak Armein benar-benar menyentak lho! Ayo dibaca!]





