Arsip untuk ‘teknologi’ Kategori

h1

Country-specific spamming…

Oktober 9, 2009

Ya ampun, sekarang spammer udah pake nyebut nama negara ya… Atau sebenarnya udah lama? Biasanya kalau dapat spam langsung gua masukin folder Junk Mail sih.. :-P

Dear friend,
I got your contact from the Indonesia business directory while surfing the net and I will like to establish a strong business relationship with you based on trust and confidence.

I am from Bahamas/Central America Caribbean working in the procurement department of LEXIA BIOTECHNOLOGY’S INC based in London UK and Republic of South Africa.

We are into manufacturing of highly sensitive drugs for the treatments of Animals and humans alike and the product used in manufacturing this medicine is sold in Jakarta Indonesia
I and the white man who is the boss and president of this company normally go to Jakarta Indonesia in purchase of this chemical for more than one year now and we normally comes every three to four months in purchase of this material.

Presently due to popular awareness in cloning of animals and the likes, in which our company is a leader, there is a special raw material Animal Gall Stones Clovintel concentrates that we usually procure from Jakarta-Indonesia, because of its exclusiveness and not in the open market therefore the price is not fixed.

I was formally doing this business with one Mr. Arif who died recently and now I didn’t know any other person to handle the business with so that is why I want to handle the business with you.
The business is this, I just want you to act as a middle person to buy this chemical out from the real sellers at a cheaper price and re-sell to me and the White man at a higher price and we share the profit.

The real price is: we buy at $1,750 for one bottle but you will re-sell to us at $2,750 per a bottle and our profit for each bottle is $1,000, so now my BOSS want us to visit Jakarta to purchase 600 bottles at a total cost of $1,650,000,00 for the 600 carat and our profit will be $600,000.00 and we share it equally $300,000,00 each. Your investment capital should be $1, 050.000.00, and the business will not last more than 24hours upon our arrival in your country Jakarta-Indonesia, we will be making a total interest of $600,000.00 within 24hours.

The name of the product is Clovintel and the seller is in the Jakarta Indonesia so if you can handle the business then I will give you the phone number of the seller in The Jakarta, Indonesia so that you can contact him and find out if he has the chemical and you can buy from him at cheap price and resell to us on arrival to your country on a higher price and we share the profit.

We are ready to fly down to your country to purchase this product as soon as you indicate your readiness to handle the business, so please if you are interested write me back and I will give you more details as soon as I hear from you and we will arrange for our coming within 24 hours.
This product is a legal commodity and is not against the Government but the only problem is that it is not on commercial sells, and is meant for big companies like ours who knows it for the use of animal care and treatments.

This is a very lucrative business where we can split few thousands of Dollars genuinely every two to three months and remember that my BOSS must not know our purchase point.
kindly give me your private mobile phone number so that I can call you for oral discussions and note that I do not speak or write Indonesia Local Language, I speak only English. please do reply to my private email: mackben1@live.com
Thanks

BENE MARWARKI,
Tel:+447031855107

Cliquez ici pour me rejoindre sur Copains d’avant.

A tout de suite,

Opportunity from god AUGENT RESPONDS NEEDED,
Voir ma fiche Copains
h1

Struktur e-mail…

September 8, 2009

Untuk tugas kuliah Keamanan Sistem Informasi, kali ini saya akan membongkar struktur header dan isi dari sebuah pesan e-mail.

Bagian awal dari sebuah pesan e-mail disebut dengan header. Bagian ini biasanya disembunyikan oleh aplikasi e-mail yang kita gunakan, kecuali alamat pengirim, alamat penerima, waktu pengiriman, dan subjek. Isi header yang tidak kasatmata antara lain jalur yang dilewati pesan dari komputer pengirim sampai komputer penerima, aplikasi e-mail yang digunakan, message ID, dan nama dan versi aplikasi client dan server yang digunakan.

Return-Path: <pxxxx@s.ixx.ac.id>
X-Original-To: pxxxx@students.ixx.ac.id
Delivered-To: pxxxx@students.ixx.ac.id
Received: from localhost (antivirus.ixx.ac.id [167.205.1.75])
 by students.ixx.ac.id (Postfix) with ESMTP id 19AEC115991;
 Mon,  3 Aug 2009 09:29:19 +0700 (WIT)
X-Virus-Scanned: amavisd-new at ixx.ac.id
Received: from students.ixx.ac.id ([167.205.1.73])
 by localhost (antivirus.ixx.ac.id [167.205.1.75]) (amavisd-new, port 10005)
 with ESMTP id xHECNZ6iZAGM; Mon,  3 Aug 2009 09:28:36 +0700 (WIT)
Received: from [127.0.0.1] (unknown [167.205.2.78])
 by students.ixx.ac.id (Postfix) with ESMTP id 875B31160D3;
 Mon,  3 Aug 2009 09:28:58 +0700 (WIT)
Message-ID: <4A764B56.7000502@s.ixx.ac.id>
Date: Mon, 03 Aug 2009 09:28:38 +0700
From: Eru <pxxxx@s.ixx.ac.id>
User-Agent: Thunderbird 2.0.0.19 (Windows/20081209)
MIME-Version: 1.0
To: pxxxx@s.ixx.ac.id, pxxxxxxxxxx@gmail.com
Subject: Membongkar header e-mail

Baris berikut menyatakan bahwa pesan e-mail merupakan pesan multipart, dalam hal ini terdiri atas teks dan dua attachment. Bila client penerima tidak mendukung penampilan pesan multipart, maka akan muncul pesan ‘”his is a multi-part message in MIME format.” Ditentukan juga serangkaian karakter yang menjadi pembatas tiap part.

Content-Type: multipart/mixed;
 boundary="------------030300090803010409070607"

This is a multi-part message in MIME format.
--------------030300090803010409070607

Berikutnya adalah bagian content e-mail yang berisi teks, terlihat dari Content-Type text/plain yang digunakan.

Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1; format=flowed
Content-Transfer-Encoding: 7bit

Mari kita bongkar gan!

--------------030300090803010409070607

Read the rest of this entry ?

h1

Single-vendor vs Multi-vendor

Agustus 6, 2009

Dalam implementasi keamanan informasi pada jaringan, salah satu pertimbangan yang harus dilakukan adalah menggunakan single-vendor atau multi-vendor. Single-vendor berarti komponen sistem menggunakan produk tertentu dari vendor (merk atau pabrikan) yang sama, misalnya semua router menggunakan merk  Allied Telesyn. Sebaliknya, pada implementasi multi-vendor tiap komponen dapat berasal dari vendor yang berbeda, misalnya server ada yang menggunakan Windows 2000 Server atau FreeBSD. Tentunya, masing-masing bentuk implementasi ini mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Pada sistem single-vendor, kelebihan yang bisa didapat di antaranya kemudahan dalam implementasi dan konfigurasi, karena produk dari satu vendor biasanya lebih kompatibel antara satu sama lain daripada dengan produk dari vendor lain. Terkadang produk juga mempunyai fitur khusus yang hanya dapat bekerja dengan produk dari vendor yang sama. Selain itu, single-vendor juga memberi kemudahan dalam hal dukungan teknis, karena tim technical support hanya perlu memahami sejumlah produk dari satu vendor, dan pengelolaan sistem seperti software update dapat dilakukan dengan lebih cepat karena seluruh jaringan menggunakan perangkat lunak yang sama.

Sementara, sistem multi-vendor dapat dikatakan lebih fleksibel, karena tiap bagian dari sistem informasi dapat menggunakan produk dari vendor manapun yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Selain itu, sistem multi-vendor dapat mempersulit dalam menembus jaringan karena hacker atau cracker perlu menembus berbagai jenis sistem yang berbeda. Kekurangannya, technical support akan lebih sulit karena tim support harus memahami berbagai jenis sistem, dan kompatibilitas antar sistem belum tentu memuaskan.

Pada akhirnya, pemilihan antara implementasi sistem single-vendor dan multi-vendor tetap bergantung pada kebutuhan dan ketersediaan SDM dan materi. Pada jaringan yang lebih besar, sistem single-vendor bisa jadi lebih disukai karena memudahkan dalam pelatihan dan pengelolaan, terutama bila anggaran yang tersedia mendukung untuk implementasi jenis tersebut. Sementara, pada jaringan yang lebih kecil dan/atau terspesialisasi, misalnya lingkungan penelitian di mana beberapa komputernya harus menggunakan sistem operasi tertentu, implementasi multi-vendor dapat dilakukan, terutama bila sumber daya manusia yang tersedia mendukung diterapkannya sistem tersebut.

(Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah Keamanan Informasi Lanjut. Mengingat keterbatasan ilmu yang dimiliki penulis, tentunya segala kritik, saran, dan koreksi diterima. Tapi pujian diterima juga ;-) )

h1

Lag pada gamepad…

Agustus 6, 2009

Barusan nemu artikel yang lumayan menarik di website majalah Develop, tentang lag di controller game. Emang kadang-kadang kerasa sih, respon terhadap input ke controller game di layar suka telat sepersekian detik, maklum banyak yang mesti diproses, terutama grafik, hehehe.

Sebagai perbandingan, game Street Fighter zaman dulu bisa merespon input dalam 32 (ms), tapi pada sistem current-gen (PS3, XBox 360, Wii), respon terhadap input kita di controller baru muncul di layar setelah 100-150 ms, sekitar 4-5 kali lebih lambat.

Tapi sepertinya game-game zaman sekarang udah disesuaiin sama delay ini, jadi nggak terlalu mengganggu jalannya permainan… Kalau nggak ya semua game jadi nggak bisa dimainin :-P

Artikelnya ada di: Lagging behind the competition | The Develop Blog | Develop.

h1

Satu milyar download Firefox dan koleksi add-on…

Agustus 2, 2009

Beberapa hari yang lalu, Mozilla Foundation mengumumkan bahwa browser Mozilla Firefox udah di-download lebih dari satu milyar kali. Wow. Satu milyar itu banyak lho. Emang sih, bukan berarti yang make Firefox itu satu milyar orang soalnya orang yang cuma download update dihitung juga, tapi ya tetep aja…

Menurut gua sendiri, Firefox sebenarnya bukan browser yang sempurna (ya kesempurnaan sebenarnya cuma milik Yang Maha Kuasa, tapi ngertilah maksudnya gimana :-P ). Soal kecepatan dan keringanan masih bagusan Google Chrome, Opera juga cepat (tapi berat dan sistem save halaman Web-nya kacau), tampilan bagusan Safari, dan Internet Explorer… masih paling banyak dipakai di dunia, waha. Yang bikin gua suka pakai Firefox itu add-on-nya.

Buat yang belum tahu, add-on itu aplikasi kecil bikinan pihak ketiga yang berfungsi menambahkan (add on) fungsionalitas tertentu ke aplikasi induknya, dalam hal ini Firefox. Kemampuan tambahan ini bisa macam-macam, mulai dari otomatis update berita, tampilan kurs valas dan saham, mempermudah download, sampai mengubah tampilan browser secara keseluruhan. Menurut situs add-on Firefox sendiri, jumlah add-on yang tersedia buat Firefox udah mencapai lebih dari 5000 buah.

Nah, dalam rangka menyambut peristiwa satu milyar download Firefox, gua pingin berbagi sama pembaca add-on yang saat ini lagi gua pakai. Kategorinya gua bikin sendiri, jadi belum tentu sama kaya yang ada di situs add-on resminya. Silakan dilihat, dan kalau tertarik silakan klik link-nya atau search di situs add-on untuk download… :-)

Read the rest of this entry ?

h1

Argh, keduluan sama bule NY…

Juli 31, 2009

Dua orang musisi dari New York bikin robot pemain gamelan…

NEW YORK (Reuters) – What do you get when you cross a cyborg with a set of ancient Indonesian musical instruments? GamelaTron, of course.

A love for music and a fascination for robotics prompted Brooklyn men Eric Singer and Taylor Kuffner to come up with the idea to build to the world’s first fully robotic gamelan orchestra.

Modeled after traditional Balinese and Javanese gamelan orchestras, GamelaTron is the result of a collaboration between the Brooklyn-based League of Electronic Musical Urban Robots (LEMUR) and Kuffner, a composer.

“The GamelaTron is a collection of Indonesian instruments, known as a gamelan. We add the add the ‘tron’ to it and that becomes an electronic version of the gamelan,” said LEMUR founder Eric Singer.

Gamelan music dates back to the 13th century, and includes a variety of instruments including metallophones, xylophones, drums, gongs and chimes.

Some of the instruments featured in GamelaTron are up to 100 years old – but there’s a modern twist: they’re played by robots.

“What we have is 117 mechanical arms which are essentially mallets that are networked together and controlled from a laptop. So there’s no humanoid-looking robot behind it, it’s a network of mechanical arms,” Kuffner said.

Singer said a micro-processor or a very small computer was at the core of every instrument, or every group of instruments, that interpreted musical signals that might come from a computer, a keyboard or some other type of musical electronic instrument.

That microprocessor then controls electrical impulses that go to various electro-mechanical devices.

“Those might be motors or they might be solenoids which are devices we use in a lot of our instruments. A solenoid is an electromagnet that basically is like an electromagnetic plunger and what it does is it enables us to make a lever and that lever is used to hit a drum or a chime,” he said.

While robots are nothing new, having replaced humans on assembly lines to produce anything from cars to computer chips, the concept of musical cyborgs has left some scratching their heads, according to Singer.

“When I tell people what I do, there’s usually a kind of a pause and maybe a turn of the head … and a ‘What exactly does that mean?”

“Some people get excited when they hear robot they think it’s going to be R2-D2 or C3-PO behind the Gamelan with 800 arms,” Kuffner laughed/

Like any emerging artist, GamelaTron is busy getting its music ‘out there’, and slowly building a fan base. It’s already performed at more than a dozen venues throughout New York, Pennsylvania, Connecticut and Maryland since its creation last year.

(Editing by Belinda Goldsmith)

via Drum roll for the first robotic gamelan orchestra | Technology | Reuters.

Ya paling nggak mereka nggak berusaha matenin gamelan, hehehe… Lagipula di sini masih banyak orang bisa main gamelan, mungkin belum perlu robot gamelan. Nggak tahu deh 10 tahun lagi gimana :-D

Kalau mau liat alatnya seperti apa, ada di website-nya. Ini salah satu fotonya…

h1

Mata kuliah PDKT..

Januari 14, 2009

Computer geeks learn to flirt

BERLIN (Reuters) – Even the most quirky of computer nerds can learn to flirt with finesse thanks to a new “flirting course” being offered to budding IT engineers at Potsdam University south of Berlin.

The 440 students enrolled in the master’s degree course will learn how to write flirtatious text messages and emails, impress people at parties and cope with rejection.

Philip von Senftleben, an author and radio presenter who will teach the course, summed up his job as teaching how to “get someone else’s heart beating fast while yours stays calm.”

The course, which starts next Monday, is part of the social skills section of the IT course and is designed to ease entry into the world of work. Students also learn body language, public-speaking, stress management and presentation skills.

“We want to prepare our students with the social skills needed to succeed both in their private life and their work life,” said Hans-Joachim Allgaier, a spokesman for the institute at Potsdam University where the course is being offered.

(Writing by Anna Brooke; Editing by Nick Vinocur)

© Thomson Reuters 2009 All rights reserved

Wah, sepertinya perlu ada di Indonesia juga ya.. :-P

Oh iya, baru ngisi blog lagi nih, jadi mau ngucapin

Selamat Tahun Baru 2009!

Semoga tahun baru jadi momentum untuk kehebatan dan petualangan baru.. :-D

h1

Autotag versus user-friendly library..

November 13, 2008

Dulu, tiap kali denger musik digital, gua pakai Winamp. Tapi sejak punya laptop dengan Windows Vista original dan Windows Media Player 11, gua jadi suka pakai WMP. Alasan terkuatnya, karena media library-nya lebih enak dilihat dan bisa narik info album dari database online secara gratis (nggak kaya iTunes yang berbayar), jadi koleksi lagu gua lebih gampang dilengkapin datanya, kaya cover art, pengarang, tahun, dll.

Tapi ternyata Winamp tetap punya kelebihan dibanding WMP. Winamp punya kemampuan smart detection, yang bikin dia bisa nebak informasi suatu file audio dari nama folder sama nama file, kalau file itu nggak punya metadata. Akibatnya database lagu yang hampir semuanya udah bisa dibagi berdasarkan artis, album, dll. kalau di Winamp, jadi berantakan waktu dibuka di WMP, karena WMP cuma bisa nyusun database berdasarkan metadata tapi file-file lagunya ternyata nggak ada metadatanya.

Oh iya, metadata itu “data tentang data.” Dalam hal ini data yang diberi data adalah file audio dan metadatanya disimpan dalam format ID3. Isi metadata misalnya nama artis, judul lagu, judul album, tahun, dll. Metadata pada file citra juga salah satu senjata andalan Roy Suryo dalam analisis foto syur :-P .

Akhirnya gua gabungin kemampuan dua media player itu. Winamp gua suruh nulis hasil deteksinya jadi metadata di dalam file, sehingga WMP bisa nyusun library dengan lebih rapi. Dan dari library yang rapi itu, WMP pun bisa nyari info tambahan dengan lebih mudah.

Huah, meracau lewat tengah malam.. :-P

h1

Domain nokia.co.id expired?? Wahaha..

Oktober 7, 2008

Barusan liat di Kaskus, dan udah buktiin sendiri, ternyata beneran lho:

Ya ampun, teledor ya.. Sepertinya sebentar lagi bakalan ada web admin yang mencari kerja nih, wahaha.. Apalagi ternyata ini bukan yang pertama kalinya! Ckckck..

h1

Vacation’s over..

Oktober 7, 2008

Yah, seperti kata Tony Stark (Robert Downey, Jr.) di film Iron Man (2008), liburan udah berakhir. Kembali kerja dan beraktivitas seperti biasa. Tapi sebelumnya, sesuai tradisi Lebaran, gua pingin ngucapin

Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin!

Kalaupun kita belum pernah ketemu, mungkin aja kan gua pernah mepet mobil pembaca di jalan tanpa sadar, atau semacamnya? Hehe.

Seperti biasa, Lebaran ini gua nggak pergi jauh-jauh, karena emang nggak punya kampung halaman. Paling jauh ya ke tempat saudara di Bekasi. Walaupun ada famili yang dulu pernah gua sekeluarga kunjungin di Medan tahun 2005 baru-baru ini nanyanya, “Lebaran nggak pulang?” Waha, bagus deh, berarti udah ngerasa kaya saudara dekat..

Hal baru yang gua kerjain selama liburan malah jauh dari suasana Idul Fitri: main game online. Bukan MMORPG, tapi Call Of Duty 4: Modern Warfare versi PlayStation 3. Mainnya agak mirip Counter-Strike, tapi jenis pertandingannya jauh lebih banyak. Selain itu ada sistem level, jadi gua mesti ngejar level juga kaya teman-teman yang main Ragnarok (tapi nggak monoton, nggak mesti bunuh ratusan monster kroco, hehe). Kalau bisa bunuh lawan beberapa kali tanpa mati juga bisa dapat bonus berupa data posisi musuh dari pantauan UAV, serangan bom, sama bantuan helikopter tempur. Pokoknya seru deh, gua addicted, Aggy juga mulai (untung PS3nya gua bawa ke Bandung lagi).

Hobi baru ini juga yang bikin gua makin ngerasa perlu punya sambungan internet cepat di kamar kost. Jadinya sekarang gua pakai deh layanan Indosat M2 yang paket ECO Prime Unlimited. Post ini juga gua tulis dari kamar pakai sambungan 3G itu, hehe. Lumayan cepat sih, semoga bisa buat main game juga..

Yah, segitu dulu kabar dari gua. Sayang blog ini lagi jarang diisi, huhu.. Abis ini mau post sekali lagi, terus ke kantor. Pak Arif menunggu..